信じることが全て !

Fenomena Halo

Posted by: OP on: September 27, 2007

Subhanallah sekitar jam 11 siang tadi, gw ngelihat fenomena Halo. Yang ngasih tahu Wahyu waktu di mushola (pas gw & Teh Ria lagi nnyadarin Ika yang pingsan hehehe). Anak-anak kantor rame.. ada yang lihat di Lt. 5 gedung kantor, ada yang di parkiran. Abis mataharinya serasa pas tengah tengah berada di atas kita.. trus lingkaran Halo-nya berpendar besar dan terang. Syalala ambil foto Halo-nya. Wahyu bikin videonya di HP (gw juga hehehe).  Abis jarang-jarang terjadi sih. Ini foto jepretan Syalala :

  

Genta said to me : Fenomena ini disebut halo. Terbentuk karena ada kristal es di awan cirrus, dan awan cirrus berada di ketinggian 10km dari bumi. Fenomena ini sbnarnya mirip dgn kejadian pelangi, bedanya klu pelangi di waktu hujan. (sok tau banget gw ah…. J ) Maha Besar Allah yang mengatur semua ini……

———- id.wikipedia.org :

Halo adalah fenomena optikal berupa lingkaran cahaya di sekitar Matahari dan Bulan. Fenomena Halo adalah lingkaran seakan-akan pelangi mengelilingi matahari. Ia adalah fenomena yang lebih kerap terjadi daripada kejadian langit. Di bagian eropa dan sebagian daripada US sering terjadi dan bisa dilihat secara langsung dua kali seminggu.

Pernah gempar di utara semenanjung Malaysia fenomena ini berlaku antara pukul 2.15 siang hingga 2.40 siang, [6 Agustus 2007 yang lalu]. Terakhir kali, fenomena ini pun terjadi di kota Bandung, Indonesia pada pukul 10.00 pagi hingga 13.30 siang, tanggal 27 Septermber 2007.

———- Sumber: Kompas 3 Maret 2004

“Halo Matahari akibat Pembiasan Cahaya”

SIANG kemarin, dering telepon yang tidak berhenti di Redaksi Kompas diselingi dengan beberapa telepon yang menanyakan fenomena Matahari yang tidak biasa. Hari Selasa (2/3) menjelang pukul 12.00-saat Matahari sedang bersinar terik di atas kepala-beberapa orang menyaksikan ada semacam halo atau lingkaran gelap yang mengelilinginya.“Apakah sedang terjadi gerhana Matahari?” tanya seorang guru yang siang itu sedang berada di luar kelas bersama murid-muridnya.Sayang sekali, dugaan di atas ternyata tidak benar. Menurut Bambang Setiahadi, peneliti dari Stasiun Pengamatan Matahari Watukosek yang tercakup dalam Stasiun Pengamatan Dirgantara Lapan di Watukosek, Jawa Timur, halo yang terlihat melingkari Matahari tersebut sebenarnya merupakan hasil pembelokan cahaya Matahari oleh partikel uap air di atmosfer.“Jadi, pada musim hujan ini partikel uap air ada yang naik hingga tinggi sekali di atmosfer. Partikel air memiliki kemampuan untuk membelokkan atau membiaskan cahaya Matahari,” papar Bambang saat dihubungi Selasa petang.Karena terjadi pada siang hari, saat posisi Matahari sedang tegak lurus terhadap Bumi, maka cahaya yang dibelokkan juga lebih kecil. “Itu sebabnya yang tampak di mata masyarakat yang kebetulan menyaksikannya adalah lingkaran gelap di sekeliling Matahari,” tambahnya.Fenomena itu sebenarnya sama saja dengan proses terbentuknya pelangi pada pagi atau sore hari setelah hujan. Menurut Bambang, lengkungan pelangi sering terlihat di bagian bawah cakrawala karena partikel uap air yang membelokkan cahaya Matahari berkumpul di bagian bawah atmosfer. Di sisi lain, pada pagi atau sore hari Matahari pun masih berada pada sudut yang rendah.“Pada posisi yang miring ini, kemampuan partikel air membiaskan cahaya lebih besar, sehingga warna-warna yang muncul juga lebih lengkap,” jelasnya.Pada siang hari, saat Matahari pada posisi tegak lurus terhadap Bumi, kemampuan pembelokan cahaya menjadi rendah sehingga warna yang terlihat sangat terbatas. “Warnanya terlihat gelap karena pandangan ke arah Matahari juga terhalang debu. Kalau pada pagi hari, saat udara masih bersih, yang tampak adalah warna kemerahan,” kata Bambang.Tidak mengherankan bila fenomena halo ini juga hanya terlihat pada siang hari, sekitar pukul 12.00-1300. Selain itu, sama seperti pelangi, fenomena halo juga hanya bisa disaksikan pada musim hujan.

“Nanti setelah musim hujan berakhir, tak ada lagi halo maupun pelangi. Soalnya, di atmosfer sudah tidak ada lagi uap air,” ujarnya.

1 Response to "Fenomena Halo"

mu tanya nch…?
emang kalo fenomena “halo” bisa terjadi di musim kemarau nggak…?
soalnya tanggal 03 september 2009 itu kan udah musimnya kemarau.

Leave a Reply

"Without words, without writing and without books there would be no history, there could be no concept of humanity." Photobucket Page copy protected against web site content infringement by Copyscape Free PageRank Checker Opie Pippo Rank

VISITORS

  • 47,418 persons

BLOGWALKERS ?

counter Add to Technorati Favorites

YOUR IDENTITY :

IP

ARCHIEVES

YOUR COMMENTS

subhan... on RAHASIA SURAT YASSIN AYAT KE…
joko on RESEP TAKOYAKI
yuki adistyawatika on Fenomena Halo
malla bien on Jensen Ackles
b4nch4 on Taman Bacaan
MasterChef on RESEP TAKOYAKI
lestari on TETRALOGI KLAN OTORI

MY PERSONALITY TEST RESULT :

Click to view my Personality Profile page

THANK 4 COMING !

MY PHOTOS.....

My hubby

ruangan-koe

O&G

opieganjar

dear Libz, tells ur daddy... mommy miss him so much !

w/ MyLuv @Nasi Bancakan.... difotoin ama kang Tyonaruse

op&adien

hasya

with STIN

More Photos

Mba Vina – Korea

random snippets of a colorful life

BANNER

Batagor BlogFam Community Smoke Free! a href="http://1000buku.dagdigdug.com/faq"> dukung persib GolonganDarah.Net Warga iLoveBandung