信じることが全て !

Tetralogi WINNETOU

Posted by: OP on: November 13, 2007

WINNETOU; hehehe… namanya sama kayak mantan boss gw.
Hani, temen kantor gw mau minjem buku ini.
“Minjem Winnetou II ya Pippo.” kata Hani
“OK.. tapi bukunya ada di Taman Bacaan, tar aku bawa dulu deh. Itu juga kalo lagi gak ada yg minjem” jawab gw.

Tapi berhubung kmaren malam hujan, jadi gw gak sempet mampir dulu ke Taman Bacaan. Malem ini deh gw sempet2in mampir dulu (itupun kalo gak hujan lagi hehehe). Buku WINNETOU ini ada 4 jilid buku (tetralogi) ditulis oleh KARL MAY.

WINNETOU I: Kepala Suku Apache
“Orang kulitputih datang dengan memasang senyum manis di wajah, tetapi menyelipkan pisau tajam di pinggang, berikut senjata api yang siap ditembakkan di tangan. Mereka menjanjikan cintakasih dan perdamaian dalam omongan, namun menebar kebencian dan pertumpahan darah dalam kenyataan…”

“Pemuda itu mempunyai bakat yang hebat. Seandainya ia dilahirkan sebagai anak seorang penguasa Eropa, niscaya ia akan menjadi panglima ulung atau pemimpin perdamaian termasyhur. Namun, sebagai pewaris seorang kepala suku Indian, ia akan punah sebagaimana bangsanya.

WINNETOU II: Si Pencari Jejak
Dalam usaha mencari keberadaan Winnetou yang menuju daerah timur karena suatu urusan yang maha penting, Old Shatterhand terperangkap badai hurricane di perairan Kuba. Setelah terdampar di suatu pulau, ia harus luntang-lantung di New York dan akhirnya melamar pekerjaan sebagai detektif.

Ketika mencari Wiliam Ohlert, anak seorang Bankir yang mengidap penyakit jiwa, Old Shatterhand dibantu oleh seorang pencari jejak termasyhur, Old Death, seorang pencandu (atau mantan pecandu?) narkotika. Old Shatterhand memang berjumpa dengan Winnetou. Tetapi sayangnya, ketika itu Winnetou tak bisa menyapanya karena sedang dalam perjalanan untuk mengemban misi rahasia dari Benito Juarez, presiden Mexico yang keturunan Indian.

Mereka terperangkap dalam keributan dengan para anggota organisasi rahasia Ku Klux Klan, yang merupakan dampak langsung perang saudara antara pihak Utara dan Selatan yang sedang berkecamuk. Mereka bukan hanya berkutat di perbatasan Mexico, tapi bahkan masuk ke gurun Mapimi di Mexico. Setelah berkenalan dengan Old Firehand yang juga seorang westman termasyhur, Old Shatterhand terkejut karena ternyata ada misteri kisah cinta segitiga yang juga melibatkan Winnetou. Di buku ini, terdapat juga puisi yang ditulis oleh seorang yang sakit jiwa, yang tak lain dan tak bukan adalah refleksi kehidupan pribadi Karl May sendiri!

Pada bagian kedua trilogi ini, Old Shatterhand menyimpulkan bahwa pada setiap perbuatan buruk yang dilakukan oleh orang-orang Indian, selalu saja ada orang kulitputih yang menjadi biang keladinya! Bagaimana dengan nasib Old Death, si pecandu narkoba itu?

WINNETOU III: Winnetou Gugur
“Dengar baik-baik, Fred, selama mengembara, saya selalu berusaha sedapat mungkin agar tak membunuh orang karena darah manusia adalah sesuatu yang tak ternilai harganya. Saya lebih suka menanggung penderitaan daripada mengangkat senjata untuk membunuh. Dan itu pun hanya terjadi jika saya benar-benar berada berada dalam situasi paling kritis yang bisa merenggut nyawa saya. Lebih baik saya membuat lawan tak berdaya daripada harus mengambil nyawanya…”

“Orang kulitputih itu layaknya hewan peliharaan yang terlatih namun nalurinya sudah tumpul, sedang orang Indian masih tetap bagai hewan liar yang tak hanya memiliki naluri tajam, tetapi juga bisa mengendus dan mendengar dengan hati. Hewan liar tahu apabila kematiannya sudah mendekat. Terlebih lagi, ia tak hanya tahu, tetapi juga bisa merasakan kedatangannya. Jika hal itu terjadi, ia akan pergi mengurung diri dalam hutan lebat untuk mencari ketenangan dan menantikan detik-detik terakhir hidupnya…”

“Apa kamu tahu bahwa saya mengetahui banyak tempat yang mengandung emas, baik yang berukuran besar seperti nuggets, maupun yang berupa butiran-butiran kecil? Saya hanya perlu menunjukkan satu tempat saja dan kamu akan segera menjadi kaya, bahkan kaya-raya, tapi setelah itu … kamu takkan bahagia lagi. Manitou Agung yang bijaksana tak menciptakan kamu untuk terbuai di atas tumpukan harta…”

WINNETOU IV: Ahli Waris Winnetou
“Saya Winnetou. Saya disebut Kepala Suku Apache. Saya menulis untuk suku saya. Dan saya menulis untuk semua, segenap umat manusia di pelosok bumi. Kiranya Manitou yang Mahaagung dan Mahabaik merentangkan tangannya ke atas suku ini dan ke atas semua orang yang berkehendak baik dengan mereka!” …

“Sebuah benih ajaib telah disemaikan Old Shatterhand ke dalam hati saudaranya Winnetou. Benih itu akan menghasilkan buah-buah lezat. Kembang-kembangnya akan menebarkan harum semerbak tiada henti. Dan tunas-tunas dari bijinya tak akan berhenti bertumbuh. Bukan dalam hitungan jam, dalam beberapa menit lagi seluruh musuh kalian akan memohon untuk diterima ke dalam klan Winnetou. Apa keinginan mereka akan dikabulkan?”

Tigapuluh tahun setelah kematian Winnetou, Old Shatterhand menerima surat yang misterius, baik dari teman atau lawannya. Ia tidak bisa mengelak dan terpaksa memenuhi tantangan berduel dari musuh bebuyutannya seperti Tangua, Kepala Suku Kiowa, ataupun To-kei-chun, Kepala Suku Comanche Racurroh. Rupanya, arwah Santer si pembunuh ayah dan adik Winnetou itu–juga ikut membayanginya. Dunia serasa berhenti berputar ketika ia harus mengunjungi Nugget-tsil alias Gunung Emas, tempat surat wasiat Winnetou disembunyikan. Ia juga harus mengunjungi kembali Danau Kelam, tempat emas Winnetou tenggelam di danau itu.

Inilah buku terakhir dari Tetralogi Winnetou, karya pamungkas Karl May yang berbicara tentang perdamaian dunia dan kesetaraan di antara bangsa-bangsa. Ditulis pada 1908 dan diterbitkan sebagai buku pada 1910, tapi isinya rupanya masih relevan untuk masa kini, 100 tahun kemudian.

Di BukuKita.com lagi ada diskon looh.. lumayan kan :)

1 Response to "Tetralogi WINNETOU"

Terima kasih atas dimuatnya informasi tentang Winnetou. Buku tentang Winnetou tidak kurang dari 17 judul, di antaranya 5 judul khusus ditulis untuk remaja (Anak Pemburu Beruang, Hantu Llano Estacado, Harta Karun di Danau Perak, Raja Minyak, dan Mustang Hitam). Silakan mampir ke http://indokarlmay.com untuk mengetahui info lebih banyak tentang Winnetou.

Untuk berdiskusi dan tukar informasi silakan ikutan di milis indokarlmay.

Wass,
gono

OP: Wah Mas, aku baru tahu kalo buku Winnetou banyak judulnya, tahunya yang 4 buku itu aja :) Terima Kasih udah mampir ya.

Leave a Reply

"Without words, without writing and without books there would be no history, there could be no concept of humanity." Photobucket Page copy protected against web site content infringement by Copyscape Free PageRank Checker Opie Pippo Rank

VISITORS

  • 46,581 persons

BLOGWALKERS ?

counter Add to Technorati Favorites

YOUR IDENTITY :

IP

ARCHIEVES

YOUR COMMENTS

subhan... on RAHASIA SURAT YASSIN AYAT KE…
joko on RESEP TAKOYAKI
yuki adistyawatika on Fenomena Halo
malla bien on Jensen Ackles
b4nch4 on Taman Bacaan
MasterChef on RESEP TAKOYAKI
lestari on TETRALOGI KLAN OTORI

MY PERSONALITY TEST RESULT :

Click to view my Personality Profile page

THANK 4 COMING !

MY PHOTOS.....

ruangan-koe

O&G

opieganjar

dear Libz, tells ur daddy... mommy miss him so much !

w/ MyLuv @Nasi Bancakan.... difotoin ama kang Tyonaruse

op&adien

hasya

with STIN

My M8 Futsal Team

More Photos

Mba Vina – Korea

random snippets of a colorful life

BANNER

Batagor BlogFam Community Smoke Free! a href="http://1000buku.dagdigdug.com/faq"> dukung persib GolonganDarah.Net Warga iLoveBandung